Halaman

Jumat, 26 September 2008

Kapal Pembelajaran Kunjung Tonrokassi

1. SEKILAS
BPPNFI Regional V sebagai Balai Pengkajian dan Pengembangan, berusaha menjangkau dan memperluas akses pendidikan non formal di kawasan Indonesia Timur melalui pengadaan transportasi dalam Model Kapal Pembelajaran Kunjung. Program ini dilaksanakan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan belajar peserta didik yang tidak memiliki kemampuan dan kesempatan menempuh pendidikan formal, terkhusus pada masyarakat pesisir dan kepulauan.
Strategi pembelajaran Model Kapal Kunjung merupakan suatu gagasan/ide pembelajaran yang bertujuan dalam memenuhi kebutuhan belajar masyarakat pada daerah-daerah pesisir dan kepulauan yang kurang tersentuh oleh pendidikan formal terkhusus pada pendidikan menengah, penyebaran akses pelayanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pelaksanaan Pemberantasan Buta Aksara serta Perluasan akses Pendidikan Kecakapan Hidup dengan sistem layanan pendidikan bergerak diharapkan dengan peran tutor kunjung, dapat memenuhi harapan masyarakat.

2. NAMA
Kapal ini diberi nama Tonro Kassi, nama ini dari bahasa bugis yang jika diterjemahkan yaitu Tonro dari kata tonrong yang artinya pinggiran dan Kassi atau Kessi artinya pasir, jadi Tonro Kassi secara letterlate berarti tepi pantai atau pesisir.














3. RUANG NAVIGASI

Ruangan ini dilengkapi dengan Marine Global Possitioning System (GPS), Radio SSB all band, Kompass Marine, Swich Panel, dan perlengkapan teknologi navigasi lainya.








4. RUANG BELAJAR

Ruang Full AC berkapasitas 15-20 orang dengan fasilitas laptop + LCD projector lengkap dengan 1set sound system, 20 kursi yang terbuat dari fibreglass berlapis spon dengan konstruksi yang dapat dilipat, sehingga sewaktu-waktu ruangan dapat digunakan untuk kegiatan lain. Ruang belajar juga memiliki sistem isolasi yang baik sehingga kebisingan dari luar tidak merambat ke dalam ruangan. Ruangan Full AC dan jendela kaca geser untuk memperlancar sirkulasi udara menjadikan ruangan belajar cukup nyaman dan kondusif untuk proses pembelajaran. Sebagai Adaptasi terhadap pembelajaran dengan menggunakan teknologi informasi global maka kapal ini juga dilengkapi dengan komputer yang terhubung dengan internet melalui telepon satelit global service dengan kemampuan akses data sekitar 10 kbps Downstream
lengkap menggunakan Wireless phone CDMA. Dengan fasilitas tersebut dapat mengakses jaringan internet dimanapun kapal ini berada tanpa tergantung pada keberadaan BTS.











5. RUANG DAPUR DAN WC
Ruangan ini dilengkapi dengan peralatan masak dan makan, wastafel, dan kulkas mini serta WC dengan closet duduk dan 1 buah shower.









6. RUANG MESIN
Ruangan ini dilengkapi dengan Mesin penggerak kapal dengan kapasitas 150 PK lengkap dengan system baling-baling, system pend ingin mesin, system elektrik starter, dilengkapi pula genset marine dengan kekuatan 5 kVa, batere aki dan system manouver.








7. RUANG AKOMODASI
Ruangan ini dilengkapi dengan tempat tidur, lemari pakaian dan televisi












8. ALAT KESELAMATAN DAN NAVIGASI

Kapal ini juga dilengkapi dengan pelampung, pagar anjungan, lampu lambung dan lampu navigasi pengeras suara, jangkar, pintu dan jendela kedap air dan tangga penumpang dan penyelam antikarat










9. PARIWISATA

Kapal ini juga dilengkapi dengan fasilitas pariwisata seperti tenda lipat buritan dan area haluan terbuka yang memungkinan penumpang ber santai sambil menikmati keindahan laut secara lebih bebas dan terbuka, fasilitas diving/aktivitas selam juga ditambahkan pada kapal ini, yakni area persiapan penyelaman serta tempat dudukan tabung penyelaman yang berlokasi di bagian buritan kapal.

Batik Indonesia Resmi Diakui UNESCO

Jakarta (ANTARA News) - Batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO dengan dimasukkan ke dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak-benda ...